Articles

MEMBANGUN WORK_LIFE BALANCE BAGI SISWA SMK ATLANTIS PLUS MELALUI MANAJEMEN WAKTU DAN KESEHATAN MENTAL

  • nysha ika Universitas Pamulang
Published
16 July 2026

Abstract

Perkembangan teknologi dan meningkatnya tuntutan akademik menyebabkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi berbagai tantangan dalam mengatur waktu, menjaga kesehatan mental, serta menyeimbangkan aktivitas akademik dan kehidupan pribadi. Berdasarkan hasil analisis situasi di SMK Atlantis Plus, ditemukan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menentukan skala prioritas, mengenali tanda-tanda kelelahan mental, dan mengelola penggunaan teknologi digital secara bijak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya work-life balance melalui pelatihan manajemen waktu, edukasi kesehatan mental, dan pengenalan digital detox. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan kepada siswa. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman siswa mengenai pengelolaan waktu, pentingnya menjaga kesehatan mental, serta penerapan digital detox sebagai upaya mengurangi dampak negatif penggunaan teknologi yang berlebihan. Dengan demikian, kegiatan ini membantu siswa dalam membangun keseimbangan antara kehidupan akademik, sosial, dan pribadi sehingga dapat mendukung produktivitas serta kesejahteraan mereka.

How to Cite

MEMBANGUN WORK_LIFE BALANCE BAGI SISWA SMK ATLANTIS PLUS MELALUI MANAJEMEN WAKTU DAN KESEHATAN MENTAL. (2026). Impatrisia: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 47-56. https://ejournal.impatrisia.nawasena.org/article/view/86